Membuat itinerary untuk visa Schengen seringkali menjadi momok bagi traveler pemula. Konsulat membutuhkan bukti bahwa perjalanan Anda terencana dengan baik, logis, dan Anda memiliki alasan kuat untuk kembali ke negara asal.
1. Pahami Aturan "Main Destination"
Ajukan visa di negara tempat Anda menghabiskan waktu paling lama. Jika durasi sama, pilih negara first port of entry.
2. Hindari Rute Zig-Zag
Buat rute linear atau sirkular yang masuk akal secara geografis. Paris → Lyon → Nice, bukan Paris → Roma → Amsterdam.
3. Detail Wajib
- Tanggal & Hari
- Kota & Negara menginap
- Transportasi antar kota
- Akomodasi: Nama Hotel, Alamat, Telepon
- 1-2 aktivitas utama per hari
Tips Pro:
Gunakan Jurnify untuk generate itinerary otomatis format standar kedutaan dengan rute linear.
#visa#schengen#eropa#itinerary
Bagikan artikel ini:
Komentar
0 komentar • Bagikan pendapatmu!
Tulis Komentar